Banyak faktor yang memengaruhi pencapaian prestasi olahraga secara maksimal, baik faktor internal maupun eksternal dari atlet itu sendiri. Selain kemampuan teknik, fisik, dan strategi bertanding, aspek mental dan karakter juga memiliki peranan yang sangat penting. Dalam olahraga pencak silat, karakter seorang pesilat menjadi pondasi utama dalam membentuk atlet profesional yang disiplin, tangguh, dan berintegritas. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pelatih perguruan pencak silat, diperoleh data bahwa sekitar 78% pesilat muda telah menunjukkan kedisiplinan dalam mengikuti latihan rutin dan penggunaan atribut latihan yang lengkap. Namun, masih terdapat beberapa aspek karakter yang perlu diperkuat sebagai upaya pembekalan menuju atlet profesional, seperti pengaturan pola istirahat dan pola makan (65%), sikap hormat kepada pelatih, wasit, dan lawan tanding (72%), pengendalian emosi saat bertanding (68%), serta peningkatan nilai religius dan sportivitas (75%). Tujuan kegiatan pembinaan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pelatih mengenai pentingnya penanaman karakter kepada pesilat muda. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan ini berupa angket kuesioner karakter dan observasi perilaku latihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai pentingnya karakter dalam pencak silat dengan rata-rata tingkat pemahaman mencapai 84,3%. Peningkatan terlihat pada aspek disiplin, tanggung jawab, sportivitas, pengendalian diri, dan sikap hormat sebagai bekal utama dalam membentuk pesilat muda menuju atlet profesional.
Copyrights © 2026