Penerapan pembukuan sederhana dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pada sektor jasa laundry. Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum menerapkan sistem pencatatan keuangan secara terstruktur serta belum mengoptimalkan media sosial sebagai media promosi, sehingga pengelolaan keuangan menjadi kurang akurat dan jangkauan pemasaran masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menyusun pembukuan sederhana serta mengoptimalkan penggunaan platform Instagram sebagai sarana promosi digital pada usaha Cleansy Laundry dan Sinar Laundry di Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang meliputi tahapan sosialisasi, pretest, pelatihan dan pendampingan, posttest, serta evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pembukuan sederhana membantu pemilik usaha dalam mengelola arus kas masuk dan keluar secara lebih sistematis, serta memudahkan penyusunan laporan laba rugi sederhana. Selain itu, pelatihan pemasaran digital melalui media sosial meningkatkan kemampuan mitra dalam membuat konten promosi, mengunggah foto produk, dan mengelola akun Instagram secara berkelanjutan. Dengan demikian, pendampingan pembukuan sederhana dan optimalisasi media sosial terbukti mendukung pengelolaan keuangan yang lebih tertib sekaligus meningkatkan daya saing usaha laundry di era digital.
Copyrights © 2026