Pendidikan Agama Islam menjadi penyangga dalam pembentukan karakter anak dan implementasinya dalam keluarga petani menghadapi berbagai tantangan seiring dengan keterbatasan waktu, tingkat pendidikan orang tua, serta pengaruh perkembangan teknologi, namun tetap memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter religius anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola pendidikan agama Islam dalam keluarga petani di Desa Telayap serta integrasinya dengan kearifan lokal Melayu Petalangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap orang tua dan anak dalam keluarga petani. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam dalam keluarga petani berlangsung secara kontekstual melalui keteladanan orang tua, pembiasaan ibadah, serta penanaman nilai akhlak dan muamalah yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Kearifan lokal Melayu Petalangan, termasuk penggunaan bahasa daerah, berperan sebagai media efektif dalam internalisasi nilai-nilai religius. Meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, kearifan lokal berfungsi sebagai modal kultural yang memperkuat keberlangsungan pendidikan agama Islam berbasis keluarga di masyarakat pedesaan.
Copyrights © 2024