Pemanfaatan media digital pada anak usia prasekolah semakin meningkat seiring berkembangnya pola asuh modern. Namun, rendahnya literasi digital orang tua dalam mendampingi penggunaan media digital berpotensi meningkatkan risiko gangguan perkembangan anak, termasuk keterlambatan bicara (speech delay). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam mendampingi screen time anak melalui program literasi digital berbasis dialog interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada 62 orang tua murid Nafisa Islamic Preschool Sidoarjo melalui penyuluhan, pembagian modul edukasi, dan pendampingan berkelanjutan. Inovasi program terletak pada penggunaan metode dialog interaktif yang mendorong partisipasi aktif peserta dalam memahami strategi pendampingan media digital sesuai usia anak. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pemahaman peserta dari 56 orang menjadi 61 orang atau meningkat sebesar 98,4%. Peserta mampu mengidentifikasi durasi screen time yang sesuai dengan rekomendasi WHO dan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menerapkan pendampingan media digital pada anak. Temuan ini menunjukkan bahwa program literasi digital berbasis dialog interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai penggunaan media digital yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak usia prasekolah.
Copyrights © 2026