Meningkatnya angka pengangguran, resesi ekonomi serta kemunculan kelompok marjinal lainnya menjadi suatu keniscahyaan sebagai akibat dari adanya pandemi Covid-19. Pemerintah daerah sebagai perpanjangan pemerintah pusat di daerah mengeluarkan kebijakan untuk memulihkan perekonomian namun hal ini dipandang tidak cukup suportif dan menyentuh dalam membantu usaha kecil masyarakat terutama yang tergolong dalam sektor informal di tengah pandemi Covid-19. Kerangka kebijakan yang dibangun baru sebatas kebijakan yang reaktif untuk menjaga stabilitas ekonomi sesaat yaitu dengan menjaga daya beli masyarakat, namun tidak dengan adanya upaya peningkatan kapasitas yang bertujuan untuk mempertahankan keberlanjutan hidup masyarakat. Pelatihan Manajemen pembukuan dan digital marketing oleh Yakesma Kepulauan Riau merupakan bentuk pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas usaha kecil masyarakat yang kesulitan dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat yang memiliki usaha kecil bisa tetap produktif ditengan pandemi, dimana selain mendapatkan modal dan material, masyarakat juga mampu melakukan pembukuan dalam pencatatan kasnya sertadapat melakukan promosi produk melalui media sosial. Hasil dari penelitian ini bisa menjadi refleksi dan gambaran terkait alternatif kebijakan yang bisa menjaga dan meningkatkan produktifitas usaha kecil masyarakat ditengah pandemi Covid-19
Copyrights © 2026