Yustitiabelen
Vol. 12 No. 2 (2026): Juli 2026

Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Adanya Maladministrasi Penyusunan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Publik (Emiten).

Gideon Setyo Budiwitjaksono (Universitas Maarif Hasyim Latif)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan merupakan prasyarat penting bagi terciptanya pasar modal yang kredibel, namun penyusunan laporan keuangan emiten masih sering diwarnai maladministrasi berupa keterlambatan penyampaian, penyajian informasi yang tidak lengkap, dan informasi yang menyesatkan, sehingga berpotensi merugikan investor dan menurunkan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pertanggungjawaban administratif, perdata, dan pidana atas maladministrasi laporan keuangan emiten serta menilai efektivitas mekanisme penegakan hukumnya dalam perspektif hukum pasar modal dan hukum administrasi. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, didukung studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban administratif merupakan instrumen hukum utama (primum remedium) dalam menangani maladministrasi laporan keuangan emiten, meskipun efektivitasnya masih menghadapi kendala berupa inkonsistensi penegakan sanksi dan kecenderungan pendekatan kepatuhan formal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan konsistensi penegakan administratif, serta penguatan akuntabilitas direksi dan komisaris guna menjamin kepastian hukum, perlindungan investor, dan integritas pasar modal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

yustitia

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Yustitiabelen adalah jurnal peer review yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun  yaitu pada bulan Juli dan Desember oleh Fakultas Hukum Universitas Tulungagung sejak Tahun 2008, dan dimaksudkan untuk menjadi jurnal untuk penerbitan hasil penelitian tentang hukum baik studi empiris maupun ...