Peningkatan intensitas pergerakan transportasi darat di simpul transportasi utama seperti Terminal Purabaya Bungurasih berkontribusi signifikan terhadap penurunan kualitas udara ambien akibat emisi gas buang kendaraan bermotor. Konsentrasi polutan yang tinggi di area terminal tidak hanya mengancam kesehatan para pekerja transportasi, tetapi juga ribuan penumpang yang transit setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar polutan udara ambien (CO, NO2, dan PM10) serta membandingkannya dengan Baku Mutu Udara Ambien nasional pada saat jam padat kendaraan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel udara secara langsung menggunakan gas sampler dan dust sampler di titik keberangkatan dan kedatangan bus, dilanjutkan dengan analisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gas CO dan PM10 pada jam puncak (07.00-09.00 dan 16.00-18.00) telah melampaui ambang batas yang ditetapkan dalam PP No. 22 Tahun 2021 (p<0.05). Disimpulkan bahwa kondisi udara di kawasan Terminal Purabaya berada pada tingkat yang tidak sehat selama jam sibuk, sehingga diperlukan langkah mitigasi berupa optimalisasi sirkulasi udara dan penambahan jalur hijau di sekitar shelter penumpang.
Copyrights © 2026