Kasgot merupakan sisa hasil pencernaan (residu) dari larva lalat Hertia illucens (Black Soldier Fly). Kasgo sendiri mengandung berbagai jenis mikroba yang sangat berguna untuk kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman seperti bakteri penambat nitrogen, bakteri pelarut Fosfat, serta mikroba penghasil zat pengatur tumbuh (ZPT). Bakteri Penambat Nitrogen merupakan salah satu jenis mikroba tanah yang berperan dalam penyediaan dan penyerapan unsur hara bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat jumlah bakteri penambat Nitrogen yang terkandung dalam kasgot dari berbagai variasi perlakuan pemberian pakan maggot. Adapun menurut penelitian yang telah dilakukan, lama waktu bakteri untuk memperbanyak dirinya bergantung pada berbagai faktor, salah satunya adalah media tumbuh dan makan yang berada disekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kasgot yang berasal dari pakan nasi basi memiliki jumlah bakteri penambat nitrogen tertinggi (5,50 × 10⁷ CFU/mL), kasgot yang berasal dari pakan produk kadaluarsa dan hasil fermentasi (3,35 × 10⁵ CFU/mL) dan yang terendah pada pakan sayur dan buah (8,50 × 10⁴ CFU/mL).Kasgot yang memiliki kandungan nitrogen total (N-Total) yang lebih tinggi cenderung memiliki jumlah bakteri penambat nitrogen yang lebih banyak. kasgot dari pakan nasi basi memiliki potensi terbaik sebagai pupuk organik karena memiliki jumlah bakteri penambat nitrogen yang tinggi serta kandungan N-total yang cukup tinggi
Copyrights © 2026