Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan sifat mekanik dan komposisi material pena pemukul pada senapan SS1-V1 buatan Pindad dan senapan FNC buatan Belgia. Metode yang digunakan meliputi pengujian komposisi kimia menggunakan spektrometer, pengamatan struktur mikro dengan mikroskop optik, serta pengujian kekerasan menggunakan metode Vickers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua material termasuk baja karbon sedang, namun memiliki perbedaan kandungan unsur seperti karbon (C), nikel (Ni), kromium (Cr), dan tembaga (Cu). Nilai kekerasan rata-rata pena pemukul FNC sebesar 379,46 kg/mm² lebih tinggi dibandingkan SS1-V1 sebesar 275,67 kg/mm². Selain itu, kandungan tembaga yang lebih tinggi pada SS1-V1 menyebabkan material lebih lunak dan cenderung mudah patah. Dengan demikian, pena pemukul FNC memiliki performa yang lebih baik dari segi kekerasan dan ketahanan terhadap keausan.
Copyrights © 2026