Kemampuan numerasi menjadi fondasi penting dalam pengembangan kecakapan berpikir logis dan kritis, yang sangat dibutuhkan dalam pembelajaran abad ke-21. Namun, berdasarkan hasil beberapa penelitian dan observasi lapangan, masih ditemukan banyak siswa yang memiliki kemampuan numerasi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbasis pendekatan STEM terhadap kemampuan numerasi siswa pada materi pengumpulan dan penyajian data di kelas VII SMP Labschool Cibubur. Penelitian dilakukan dengan membandingkan dua kelas yakni kelas eksperimen yang diberi perlakuan model pembelajaran CIRC berbasis STEM dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas VII-B sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII-C sebagai kelas kontrol. Data kemampuan numerasi dikumpulkan melalui tes yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji-t untuk menguji perbedaan rata-rata antar-kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t_hitung = 5,681 lebih besar dari t_tabel = 1,668, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan numerasi siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC berbasis STEM secara signifikan meningkatkan kemampuan numerasi siswa pada materi pengumpulan dan penyajian data. Kesimpulannya, model pembelajaran tersebut layak direkomendasikan sebagai alternatif untuk meningkatkan kemampuan numerasi di tingkat SMP.
Copyrights © 2026