Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan tingkat kerusakan perkerasan jalan serta menentukan prioritas penanganannya pada ruas Jalan RM Diarso Soegondo, Desa Wiwitan, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei visual dengan pendekatan metode Bina Marga. Ruas jalan sepanjang 3,5 km dibagi menjadi beberapa segmen pengamatan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan, luas kerusakan, serta tingkat kerusakan perkerasan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk menentukan nilai kondisi jalan dan urutan prioritas penanganan berdasarkan nilai Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kerusakan dominan yang ditemukan adalah lubang, retak kulit buaya, dan amblas. Nilai kondisi jalan rata-rata yang diperoleh sebesar 3,60 yang menunjukkan kondisi jalan berada dalam kategori rusak. Berdasarkan perhitungan kelas LHR sebesar 5 dan nilai kondisi jalan tersebut diperoleh nilai urutan prioritas sebesar 8,4 sehingga penanganan yang direkomendasikan adalah pemeliharaan rutin. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi terkait dalam perencanaan pemeliharaan jalan. This study aims to analyze the types and levels of pavement damage and to determine the priority of maintenance on the RM Diarso Soegondo Road section located in Wiwitan Village, Lamasi District, Luwu Regency. The research was conducted using a visual survey method with the Bina Marga approach. The 3.5 km road segment was divided into several observation segments to identify the types of damage, the extent of damage, and the level of pavement deterioration. The collected data were then analyzed to determine the road condition value and the priority order for maintenance based on the Average Daily Traffic (ADT) value. The results showed that the dominant types of damage found were potholes, alligator cracking, and depressions. The average road condition value obtained was 3.60, indicating that the road is in a damaged condition category. Based on the calculation of the ADT class value of 5 and the road condition value, the priority order value obtained was 8.4, indicating that the recommended treatment is routine maintenance. The results of this study are expected to serve as a reference for relevant agencies in planning road maintenance in the area.
Copyrights © 2026