Korosi merupakan proses elektrokimia yang menyebabkan penurunan mutu logam akibat interaksi dengan lingkungan. Dalam industri, korosi menyebabkan kerugian besar secara ekonomi dan operasional. Penggunaan inhibitor sintetik seperti kromat dan nitrit terbukti efektif, namun memiliki dampak toksik dan tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, pencarian inhibitor alami yang biodegradable dan aman menjadi penting. Salah satu kandidat potensial adalah ekstrak daun tembakau (nicotiana tabacum) yang kaya akan senyawa alkaloid seperti nikotin, tanin, dan flavonoid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui laju korosi pelat baja lunak yang direndam dalam air sungai dan air laut yang sebelumnya sudah diberi inhibitor ekstrak daun tembakau dengan waktu perendaman dan volume inhibitor yang bervariasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dihasilkan ektrak daun tembakau menggunakan teknik maserasi dengan pelarut ethanol 96%. Inhibitor alami dari ekstrak daun tembakau ini bekerja optimum pada media air Sungai maupun larutan NaCl pada hari ke-7 dengan volume inhibitor sebanyak 15 mL dengan laju korosi 0,28208 Mpy dalam medium air Sungai dan 0,2827 Mpy dalam medium larutan NaCl. Menyimpulkan bahwa semakin lamanya perendaman maka akan semakin optimal inhibitor melindungi plat baja.
Copyrights © 2026