Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa sekolah dasar setelah pemberian edukasi dan simulasi bencana gempa bumi. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest–posttest yang melibatkan 31 siswa kelas V SD Insan Ikhlas Islamic School. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kesiapsiagaan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata pengetahuan meningkat dari 9,35 menjadi 9,52, namun perbedaannya tidak signifikan secara statistik (p = 0,415). Skor rata-rata kesiapsiagaan juga meningkat dari 25,06 menjadi 25,77, dengan proporsi siswa yang memiliki kesiapsiagaan tinggi meningkat dari 22,6% menjadi 48,4%, tetapi perbedaannya juga belum signifikan secara statistik (p = 0,057). Temuan ini menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan setelah pemberian edukasi dan simulasi gempa bumi, meskipun perubahan tersebut belum mencapai signifikansi statistik. Oleh karena itu, edukasi dan simulasi bencana perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan berulang untuk mengoptimalkan peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026