Ketersediaan fasilitas sanitasi yang memadai merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat, terutama kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) di lingkungan pasar tradisional. Pasar Anduonohu Kota Kendari sebagai lokasi dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi memiliki potensi terjadinya penyebaran penyakit berbasis lingkungan apabila kondisi sanitasi dan perilaku kebersihan pengunjung masih kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kelengkapan fasilitas sanitasi dengan perilaku CTPS pada pengunjung Pasar Anduonohu Kota Kendari. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta observasi langsung terhadap kondisi fasilitas sanitasi pasar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kelengkapan fasilitas sanitasi dengan perilaku CTPS pada pengunjung Pasar Anduonohu Kota Kendari dengan nilai p-value sebesar 0,011 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa kelengkapan fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pasar.
Copyrights © 2026