Siti Rabbani Karimuna
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREDIKSI KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) MENGGUNAKAN ARIMA MODEL DI KOTA KENDARI Lila Ramadanti; Ramadhan Tosepu; Hariati Lestari; Yasnani; Siti Rabbani Karimuna; La Ode Liaumin Azim
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 1 No 04 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 01 NO 04
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah radang akut saluran pernapasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus maupun riketsia, tanpa atau disertai radang parenkim paru.Tingkat mortalitas sangat tinggi pada bayi, anak-anak dan orang lanjut usia. Jumlah Kasus ISPA di Kota Kendari mengalami kenaikan dan penurunan setiap tahunya (fluktuatif). Peramalan adalah upaya untuk memprediksi keadaan masa depan yang dicapai melalui pengujian di masa lalu yang didasarkan pada data historis dan pengalaman yaitu penggunaan data masa lalu dari suatu variabel atau kumpulan variabel untuk memperkirakan suatu kejadian di masa depan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui prediksi kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Menggunakan ARIMA model di Kota Kendari. Metode Penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian non reaktif atau unobstruktive.Populasi dan sampel dari penelitian ini adalah Kasus Penderita ISPA di Kota Kendari dari Bulan Januari tahun 2010 – Bulan September 2019. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan model dalam peramalan kejadian penyakit ISPA di Kota Kendari menggunakan Arima Model. Hasil penelitian menujukan peramalan Penyakit ISPA di Kota Kendari menggunakan model ARIMA (1,0,0) mengalami kenaikan pada tahun 2019-2021 dengan nilai MAPE sebesar 31% menunjukkan jika peramalan adalah layak. Kata Kunci : ARIMA Model, Kasus ISPA, Peramalan.
Hubungan Kelengkapan Fasilitas Sanitasi dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Pengunjung Pasar AnduonohuKota Kendari Siti Rabbani Karimuna; Ni Ketut Susilawati; Nurghany; Tiara Wirdadinaka; Zhafira Syarlianti Azzahra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v6i1.1683

Abstract

Ketersediaan fasilitas sanitasi yang memadai merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat, terutama kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) di lingkungan pasar tradisional. Pasar Anduonohu Kota Kendari sebagai lokasi dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi memiliki potensi terjadinya penyebaran penyakit berbasis lingkungan apabila kondisi sanitasi dan perilaku kebersihan pengunjung masih kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kelengkapan fasilitas sanitasi dengan perilaku CTPS pada pengunjung Pasar Anduonohu Kota Kendari. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta observasi langsung terhadap kondisi fasilitas sanitasi pasar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kelengkapan fasilitas sanitasi dengan perilaku CTPS pada pengunjung Pasar Anduonohu Kota Kendari dengan nilai p-value sebesar 0,011 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa kelengkapan fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pasar.