Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya

Case Report: Penerapan Modern Wound Dressing Dengan Adjuvant Infrared Dan Ozone Therapy Pada Pasien Ulkus Diabetikum

Hasbinoer Ibnu Azhari (Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Kampus Sumedang)
Rafika Rosyda (Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Kampus Sumedang)
Popi Sopiah (Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Kampus Sumedang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi serius dari diabetes melitus tipe 2 yang memerlukan perawatan luka modern yang tepat untuk mencegah risiko infeksi, amputasi, hingga kematian. Terapi adjuvan seperti infrared dan ozon berpotensi diintegrasikan untuk mengoptimalkan proses penyembuhan jaringan. Kasus ini melibatkan seorang pasien laki-laki berusia 60 tahun penderita diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi ulkus diabetikum grade 4 berdasarkan Skala Wagner. Instrumen evaluasi yang digunakan untuk memantau perkembangan luka meliputi WINNERS Scale dan indikator Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Pasien mendapatkan intervensi berupa penerapan modern wound dressing yang dikombinasikan dengan terapi adjuvan infrared dan ozone therapy. Perawatan luka ini dilakukan selama 8 kali kunjungan dalam kurun waktu 3 minggu di Homecare Fazza Care Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Hasil pengamatan menunjukkan adanya perkembangan positif yang dibuktikan dengan penurunan total skor WINNERS Scale dari 35 menjadi 29. Perbaikan kondisi luka teramati pada komponen tepi luka, penurunan jumlah eksudat, serta peningkatan kualitas jaringan granulasi. Namun, ukuran luka, kedalaman, dan proses epitelisasi belum menunjukkan banyak perubahan. Penerapan modern wound dressing dengan adjuvan infrared dan ozone therapy berasosiasi dengan perbaikan sebagian indikator luka. Meskipun demikian, proses penyembuhan total masih terhambat oleh faktor internal pasien, yaitu hiperglikemia persisten, faktor usia lanjut, nilai ankle brachial index (ABI) yang tinggi akibat kalsifikasi arteri, kurangnya asupan nutrisi protein, serta keterbatasan mobilisasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jikmw

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya (JIKMW) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) universitas Mandala Waluya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya (JIKMW) terbit setiap 6 Bulan yaitu Juni dan Desember. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya ...