Obesitas pada remaja atau masa sekolah merupakan masalah kesehatan global yang jumlah kejadiannya terus meningkat setiap tahun. Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian serius karena dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit degeneratif di masa mendatang. Salah satu faktor penting dalam pencegahan obesitas adalah peran orang tua, yang mencakup pengaturan pola makan serta pembentukan kebiasaan hidup sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor risiko pola asuh orang tua dengan kejadian obesitas pada siswa di SMAN 2 Kendari. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan desain kasus-kontrol (case-control study). Kasus adalah siswa dengan obesitas, kontrol adalah siswa tanpa obesitas. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 537 orang. Perhitungan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin dan didapatkan sebanyak 44 responden. Sehingga dalam penelitian ini melibatkan 44 responden yang akan dilibatkan menjadi sampel kasus dan sebanyak 44 responden yang dilibatkan menjadi sampel kontrol. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Proportional Sampling. rancangan penelitian ini adalah case control study maka dilakukan perhitungan Odds Ratio (OR) Dengan mengetahui besarnya OR, dapat di estimasi besarnya risiko dan faktor. Angka Confidence Interval (CI) = 95%. Bila OR : > 1 berarti variabel independen merupakan faktor risiko obesitas, bila OR: < 1 merupakan faktor risiko kejadian obesitas dan bila OR : 1 berarti variabel independen bukan merupakan faktor risiko obesitas. Hasil dari penelitian ini bahwa pada pola asuh demokratis didapatkan hasil uji statistik nilai Odds Ratio (OR) 2,522 dengan demikian OR > 1 sehingga pola asuh demokratis merupakan faktor risiko kejadian obesitas pada siswa SMAN 2 Kendari. Sedangkan pada pola asuh otoriter didapatkan hasil uji statistik nilai Odds Ratio (OR) 2,100 dengan demikian OR > 1 sehingga pola asuh otoriter merupakan faktor risiko kejadian obesitas pada siswa SMAN 2 Kendari. Sedangkan pada pola asuh permisif diperoleh nilai Odds Ratio (OR) 2,544 dengan demikian OR > 1 sehingga pola asuh permisif merupakan faktor risiko pola asuh permisif orang tua dengan kejadian obesitas pada siswa SMAN 2 Kendari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua gaya pola asuh orang tua menyebabkan resiko terjadinya obesitas. orang tua dapat lebih meningkatkan peran dan perhatian dalam membentuk pola hidup sehat pada anak terutama dalam pengaturan pola makan untuk mencegah terjadinya obesitas pada anak.
Copyrights © 2026