Manajemen proyek merupakan aspek penting dalam pengembangan perangkat lunak, khususnya pada proyek aplikasi web dengan kebutuhan yang dinamis dan perubahan yang cepat. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sekitar 30–40% proyek perangkat lunak mengalami keterlambatan dan ketidaksesuaian hasil akibat kurang efektifnya pengelolaan perubahan kebutuhan pengguna, sehingga diperlukan pendekatan manajemen proyek yang adaptif. Metodologi Agile dengan kerangka kerja Scrum menawarkan solusi melalui pengembangan iteratif, kolaborasi tim, dan evaluasi berkelanjutan dengan siklus sprint berdurasi 2–4 minggu. Penelitian ini menganalisis implementasi Agile Scrum dalam manajemen proyek pengembangan aplikasi web melalui studi literatur deskriptif kualitatif terhadap 25 literatur nasional dan internasional dalam lima tahun terakhir (2021–2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Scrum mampu meningkatkan efektivitas komunikasi tim sebesar 20–35%, memperjelas pembagian tugas, mengakomodasi perubahan kebutuhan pengguna, serta meningkatkan kualitas produk perangkat lunak sebesar 15–30% berdasarkan penurunan defect dan kepuasan pengguna. Selain itu, proyek dengan tingkat kematangan Scrum menengah hingga tinggi memiliki tingkat keberhasilan lebih dari 70% dalam memenuhi kebutuhan pengguna. Dengan demikian, Agile Scrum dinilai efektif sebagai pendekatan manajemen proyek dalam pengembangan aplikasi web.
Copyrights © 2026