Generasi Z kini mendominasi tenaga kerja sektor kafe di kota-kota menengah hingga kota kota besar di Indonesia, namun etosa kerja dan tantangan profesional yang mereka alami secara nyata belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuketos kerja dan mengidentifikasikan tantangan profesional yang dihadapi pegawai dari Generassi Z di lingkungan kerja kafe. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain tunggal di salah satu kafe di Jember, di mana peneliti berposisi sebagai insider researcher yaitu pegawai aktif dan sekaligus menjadi peneliti. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama tiga minggu dan wawancara semi-terstruktur dengan sembilan informan pegawai Generasi Z berusia 20-28 tahun. Kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga bentuk etos kerja yang dominan, yaitu kerja yang bermakna dan kondisional, responsivitas tinggi dalam situasi krisis, serta disiplin selektif terhadap aturan kerja. Selain itu, ditemukan tiga bentuk tantangan profesional utama, yaitu emotional labor dan kelelahan kumulatif, konflik nilai antar generasi, serta ketidakproporsionalan antara beban kerja dan kompensasi. Temuan ini menunjukkan bahwa etos kerja Generasi Z bersifat kontekstual bukan lemah secara inheren, melainkan sangat dipengaruhi oleh ada atau tidaknya makna, pengakuan, dan otonomi dalam pekerjaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen kafe dalam mengelola pegawai Generasi Z secara lebih adaptif dan kontekstual.
Copyrights © 2026