Sectio caesarea merupakan tindakan bedah obstetri yang sering menimbulkan nyeri akut pada periode postpartum awal. Nyeri pasca operasi yang tidak tertangani dapat menghambat mobilisasi, mengganggu istirahat, dan menurunkan kualitas hidup ibu. Studi kasus bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada lima pasien postpartum post sectio caesarea,, dengan masalah nyeri akut di RSU Pindad Bandung. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengkajian menunjukkan seluruh pasien mengalami nyeri luka operasi dengan skala 4–8, disertai keterbatasan aktivitas dan peningkatan tanda vital. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisik. Intervensi meliputi pemantauan nyeri dan tanda vital, teknik nonfarmakologis (napas dalam dan distraksi), edukasi, pengaturan posisi dan lingkungan, serta kolaborasi pemberian analgesik. Hasil menunjukkan penurunan intensitas nyeri, stabilisasi tanda vital, dan peningkatan kenyamanan dalam 24–48 jam. Manajemen nyeri komprehensif efektif menurunkan nyeri pada pasien post sectio caesarea dan mendukung proses pemulihan.
Copyrights © 2026