Sebagai aset negara dan generasi penerus bangsa, kecukupan gizi anak perlu diperhatikan. Anak usia sekolah dasar dengan rentang usia 6-12 tahun membutuhkan asupan gizi yang baik untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan menuju remaja. Asupan gizi yang cukup diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan agar tidak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Anak yang mengalami masalah gizi mudah terserang penyakit serta terjadi penurunan prestasi akademik. Adapun risiko jangka pendek yang dapat ditimbulkan, yaitu kondisi apatis pada anak, gangguan dalam berkomunikasi dan gangguan perkembangan lainnya. Dalam upaya memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari, kita perlu mengkonsumsi makanan yang beragam. Karena setiap jenis sumber makanan memiliki kandungan gizi yang berbeda. Informasi yang diperoleh dari pihak sekolah, bahwa belum pernah ada edukasi gizi seimbang sebelumnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan anak tentang pentingnya gizi seimbang serta mendorong perubahan perilaku makan yang sehat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 106 Pekanbaru yang diikuti oleh siswa kelas 4 yang berjumlah 57 orang. Metode kegiatan pengabdian ini adalah ceramah interaktif dengan penyampaian informasi dengan media audio visual. Pada kegiatan ini siswa terlihat antusias dalam mendengarkan materi dan menyimak video edukasi tentang isi piringku. Hasil dari kegiatan siswa mampu menjawab pertanyan yang diberikan oleh pemateri dalam bentuk kuisioner. Rata rata nilai pretest 7,5 dan rata rata nilai postest 9,00 hal ini terbukti bahwa penyuluhan gizi seimbang efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang gizi seimbang anak sekolah Edukasi tentang gizi seimbang perlu diberikan kepada siswa agar siswa memahami pentingnya gizi bagi pertumbuhan dan perkembangannya sehingga siswa dapat menjadikan kebiasaan yang baik bagi siswa dalam memenihi kebutuhan gizinya.
Copyrights © 2026