Lansia atau lanjut usia merupakan seseorang yang telah berusia 60 tahun keatas. pada masa ini seseorang mengalami proses penuaan. Dalam menajalani proses penuaan lansia akan mengalami proses degeratif. terjadi penurunan pada sistem neuro dan endokrin. Lanisa rentan mengalami kondisi perburukan seperti neuropati diabetikum. Untuk itu diperlakukan terapi komplemneter untuk penanganan neuropati dibatikum pada lansia dikomunitas. Terapi komplementer yang sudah melalui proses penelitian dan mampu meningkatkan fungsi neurologi dan endokrin adalah terapi mobilitas salah satunya dengan terapi ROM (Range of Motion). Salah satu pendekatan untuk meningkatkan pelaksanaan terapi ROM adalah dengan melibatkan keluarga dalam pelaksaan terapi ROM pada lamsia di komunitas. Untuk itu diperlukan baksos dengan judul: Pemberdayaan Keluarga Dalam Pelaksanaan Terapi Mobiliasasi:Rom (Range Of Motion) Dalam penanganan Neuropati Diabetik Di Kelurahan Bujel Kota Kediri Tahun 2025. Kegiatan dilakuakan dalam bentuk: edukasi, pelatihan, simulaasi terapi ROM untuk keluarga dengan lansia dengan riwayat neuropati diabetikum. target dalam kegiatan baksos: keluarga dengan lansia riwayat neuropati diabetikum. Baksos dilaksanakan dalam 1 minggu. diawali edukasi kesehatan. dilanjut pelatihan terapi ROM secara tatap muka. Dilanjutkan simulasi terapi ROM ke penderita Neuropati diabetikum di masing-masing rumah dengan pendampingan. Evaluasi baksos dilakukan dengan observasi kondisi neurologi dan endokrin melalui pemeriksaan fisik saraf, ABI, pemeriksaan monofilamen test, pemeriksaan gula darah lansia.
Copyrights © 2026