Minimnya literasi keuangan tentang fintech peer to peer ending berkontribusi terhadap belum maksimalnya pemanfaatan dana peer to peer lending di Asia Tenggara. Selain itu, maraknya penggunaan internet banking berdampak pada meningkatnya jumlah internet banking scammer yang merugikan nasabah bank. Literasi tentang internet banking dan risiko yang ditimbulkan juga belum sepenuhnya dipahami oleh masayarakat. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan tentang fintech peer to peer lending dan internet banking scammer. Kegiatan sosialiasis ini diadakan bersamaan dengan kegiatan visiting lecturer di Kalasin University Thailand. Kegiatan ini dilakukan dalam tiiga tahap. Tahap pertama adalah identifikasi sejauh mana peserta memahami tentang implementasi fintech peer to peer lending dan risiko penggunaan internet banking. Tahap kedua adalah sosialisasi tentang fasilitas fintech peer to peer lending dan bentuk internet banking scammer. Tahap terakhir adalah evaluasi sejauh mana peserta memahami materi yang telah dipresentasikan narasumber. Hasil kegiatan menujukkan bahwa terjadi peningkatan peserta jumlah peserta yang memahami fintech peer to peer lending dan internet banking scammer dari 20% menjadi 77% dari total peserta.
Copyrights © 2026