Journal of Public Health Concerns
Vol. 6 No. 5 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns

Peningkatan perilaku sosial kesehatan melalui pengetahuan tentang diabetes gestasional pada ibu hamil

Nisa'i Daramita Supriyono (Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Poltekkes Wira Husada Nusantara Malang)
Santy Irene Putri (Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Poltekkes Wira Husada Nusantara Malang)
Novi Budi Ningrum (Program Studi D3 Kebidanan, Poltekkes Wira Husada Nusantara Malang)
Dewi Kurnia Sari (Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Poltekkes Wira Husada Nusantara Malang)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2026

Abstract

Background: Diabetes during pregnancy is a health issue that can increase the risk of complications for both the mother and the fetus. Limited knowledge and suboptimal health behaviors can hinder efforts to prevent diabetes during pregnancy. Therefore, health education is needed to improve pregnant women's understanding and awareness regarding gestational diabetes. Purpose: To improve the knowledge and health-related social behaviors of pregnant women through community-based health education activities focused on preventing diabetes during pregnancy. Method: This community service activity was conducted in the Tlogomas neighborhood of Malang City, targeting pregnant women residing in the area. The activity employed educational and health-promotion approaches aimed at increasing knowledge and reinforcing health-related social behaviors among the participants through health counseling on diabetes during pregnancy. Twenty pregnant women participated, actively engaging throughout the entire program. Participant knowledge and understanding were assessed using a one-group pretest-posttest design. Evaluation involved descriptive analysis, calculating mean scores, percentages, and the improvement in participants' knowledge scores. The results are presented in tables and narrative form to illustrate the effectiveness of the educational activity in enhancing pregnant women's knowledge about diabetes and the importance of health behaviors that support diabetes prevention during pregnancy. Results: The study showed that the mean age of respondents was 33.1 years, with the majority (70.0%) falling within the 30–39 age range. Most respondents (65.0%) had a high school education. There was a proportional improvement in respondents' knowledge levels: the "fair" category decreased from 40.0% to 30.0%, and the "poor" category dropped from 60.0% to 0%, while the "good" category rose to 70.0%. Meanwhile, the mean knowledge score increased from 61.8 points at the pre-test to 86.7 points at the post-test, representing a mean score increase of 24.8 points. Improvements were also observed in respondents' attitudes and awareness regarding the importance of a healthy lifestyle, routine prenatal check-ups, and diabetes prevention during pregnancy. Conclusion: Health education is effective in increasing knowledge and reinforcing health-related social behaviors among pregnant women regarding diabetes prevention, thereby potentially supporting improved maternal and fetal health. Suggestion: Follow-up measures such as continuous support and monitoring of behavioral changes among pregnant women are recommended. Additionally, integrating gestational diabetes prevention education into routine antenatal care services is advised to ensure the sustainability of improvements in knowledge and health behaviors. Keywords: Gestational diabetes; Health-related social behavior; Pregnant women; Prevention Pendahuluan: Diabetes pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu maupun janin. Rendahnya pengetahuan dan perilaku kesehatan yang kurang optimal dapat menghambat upaya pencegahan diabetes selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu hamil mengenai diabetes gestasional. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku sosial kesehatan ibu hamil melalui kegiatan edukasi kesehatan komunitas mengenai pencegahan diabetes di masa kehamilan. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di lingkungan Tlogomas, Kota Malang, dengan sasaran ibu hamil yang berdomisili di wilayah tersebut. Kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan promotif dengan sasaran meningkatkan pengetahuan dan memperkuat perilaku sosial kesehatan ibu hamil yang berdomisili di lingkungan Tlogomas melalui penyuluhan kesehatan mengenai diabetes pada masa kehamilan. Kegiatan diikuti oleh 20 ibu hamil yang hadir secara aktif selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung untuk menjadi responden. Pengukuran tingkat pengetahuan dan pemahaman responden dilakukan dengan pendekatan one group pretest and posttest design. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan analisa secara deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata, persentase, serta peningkatan skor pengetahuan responden. Hasil analisis disajikan dalam bentuk tabel dan narasi untuk menggambarkan efektivitas kegiatan edukasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai diabetes dan pentingnya perilaku kesehatan yang mendukung pencegahan diabetes selama kehamilan. Hasil: Menunjukkan bahwa usia rata-rata responden adalah 33.1 tahun dan mayoritas berada direntang usia 30-39 tahun yaitu sebesar 70.0%. Sebagian besar tingkat pendidikan responden adalah Sekolah Menengah Atas yaitu sebesar 65.0%. Menunjukkan peningkatan secara proporsional tingkat pengetahuan responden dari sebesar 40.0% kategori cukup dan sebesar 60.0% kategori kurang menjadi sebesar 70.0% kategori baik dan sebesar 30.0% kategori cukup. Sedangkan rata-rata skor pengetahuan responden mengalami peningkatan dari 61.8 poin pada saat pretest menjadi 86.7 poin pada posttest dengan selisih peningkatan nilai rata-rata 24.8 poin. Terdapat juga peningkatan sikap dan kesadaran responden mengenai pentingnya pola hidup sehat, pemeriksaan kehamilan rutin, dan pencegahan diabetes selama kehamilan. Simpulan: Edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan memperkuat perilaku sosial kesehatan ibu hamil terkait pencegahan diabetes, sehingga berpotensi mendukung peningkatan kesehatan ibu dan janin. Saran: Disarankan adanya tindak lanjut berupa pendampingan berkelanjutan dan monitoring perubahan perilaku ibu hamil, serta integrasi edukasi pencegahan diabetes gestasional dalam layanan antenatal care secara rutin untuk memastikan keberlanjutan peningkatan pengetahuan dan perilaku kesehatan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

phc

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Jurnal pengabdian kepada masyarakat dibidang kesehatan meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada semua tingkat usia baik secara individu, kelompok maupun lembaga pendidikan sekolah. Kegiatannya yang diawali dengan survei lapangan dan temuan masalah kesehatan yang dialami ...