Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi dan respon Generasi Alpha terhadap konte dakwah di TikTok, dengan fokus utama pada siswa MTS Al-Amin Tabanan, Bali. Generasi Alpha merupakan kelompok yang lahir antara 2010 hingga 2025 dan tumbuh dalam era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa MTS Al-Amin memiliki preferensi terhadap konten dakwah yang berdurasi pendek(30-60 detik), visual menarik, bahasa santai, dan tema yang sesuai dengan kehidupan mereka. Mereka lebih menyukai konten yang disampaikan dengan cara yang ringan, humoris, atau naratif seperti storytelling dan animasi. Dari sisi respon, siswa menunjukkan tiga jenis tanggapan: (1) kognitif, berupa pemahaman pada nilai keagamaan; (2) afektif, berupa emosional dan empati terhadap pesan dakwah; dan (3) konatif, berupa niat dan tindakan positif. Kesimpulannya, efektivitas dakwah di TikTok sangat dipengaruhi oleh kesesuaian konten dengan gaya komunikasi dan karakteristik Generasi Alpha. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi dakwah digital yang komunif kreatif dan relevan di media sosial.
Copyrights © 2026