Pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan, salah satunya belum optimalnya pencapaian tujuan pembelajaran yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar adalah melalui penerapan metode Reward and Punishment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode Reward and Punishment terhadap motivasi belajar siswa di MTs Attaqwa 11. Metode Reward and Punishment merupakan bentuk penguatan positif yang berlandaskan teori behavioristik, yang memandang belajar sebagai perubahan tingkah laku akibat adanya interaksi antara stimulus dan respons. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 119 siswa, dengan sampel sebanyak 92 siswa yang dibagi ke dalam kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 9,495 lebih besar daripada t tabel sebesar 1,984, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Selain itu, nilai koefisien korelasi sebesar 0,82 menunjukkan hubungan yang kuat antara penggunaan metode Reward and Punishment dengan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, metode Reward and Punishment terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa.
Copyrights © 2026