Banjir rob merupakan bencana pesisir yang terus mengancam kehidupan masyarakat di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak banjir pasang surut terhadap kehidupan masyarakat pesisir melalui tinjauan literatur sistematis menggunakan metode PRISMA. Sebanyak 10 studi yang memenuhi kriteria inklusi dipilih dan dianalisis dari berbagai daerah pesisir di Indonesia, mencakup periode 2017 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir rob menyebabkan dampak multidimensional dalam empat dimensi utama: kerusakan infrastruktur termasuk jalan, jembatan, sistem drainase, dan tanggul pantai; perluasan fisik dan spasial daerah genangan terutama disebabkan oleh penurunan tanah; kerugian ekonomi akibat lahan pertanian dan budidaya perikanan yang tergenang secara permanen diperparah oleh rendahnya ketahanan ekonomi masyarakat; dan melemahnya kapasitas adaptasi sosial disertai degradasi lingkungan termasuk percepatan sedimentasi sungai dan kerusakan ekosistem mangrove. Keempat dimensi dampak ini saling terkait dan membentuk siklus kerentanan jangka panjang. Studi ini menyimpulkan bahwa penanganan banjir pasang surut memerlukan pendekatan terpadu yang secara simultan mencakup rehabilitasi infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas masyarakat, dan restorasi ekosistem pesisir.
Copyrights © 2026