Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI)
Vol. 7 No. 2 (2026): Juni 2026

Profil Pasien Dermatitis Atopik di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP dr. M. Djamil Padang Periode 2018-2023

Alifya Rafifah Tarwandi (S1 Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, 25166, Indonesia)
Rina Gustia (Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RSUP Dr. M. Djamil, Padang 25163, Indonesia)
Julizar (Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang 25163, Indonesia)
Gardenia Akhyar (Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RSUP Dr. M. Djamil, Padang 25163, Indonesia)
Dwitya Elvira (Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, RSUP Dr. M. Djamil, Padang 25163, Indonesia)
Yusticia Katar (Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang 25163, Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2026

Abstract

AbstrakLatar belakang: Dermatitis atopik merupakan peradangan kulit kronis yang memengaruhi kualitas hidup penderita. Sejauh ini, penelitian terkait profil dermatitis atopik di berbagai kelompok usia telah dilakukan di beberapa wilayah Indonesia, namun belum ada di kota Padang.Objektif: Mengidentifikasi profil pasien dermatitis atopik di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP Dr. M. Djamil Padang periode Januari 2018 - Desember 2023.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif observasional. Sampel diambil dengan teknik total sampling, menggunakan 31 rekam medik pasien dermatitis atopik di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode Januari 2018 hingga Desember 2023.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dermatitis atopik paling sering terjadi pada anak-anak (45,2%), dengan prevalensi lebih tinggi pada perempuan (51,6%) dan sebagian besar pasien tinggal di perkotaan (74,2%). Mayoritas pasien adalah pelajar (51,6%). Sebanyak (38,7%) pasien memiliki riwayat atopi, dengan rinitis alergi sebagai yang paling umum (41,7%), dan (67,7%) pasien memiliki riwayat atopi dalam keluarga. Gejala utama berupa gatal dan bintik merah pada kulit (64,5%). Lesi sering ditemukan di wajah pada infantil (83,3%), di tungkai pada anak-anak (85,7%), dan di tungkai serta lengan pada orang dewasa (63,6%), dengan sebagian besar kasus memiliki derajat keparahan ringan berdasarkan skor SCORAD (61,3%). Pengobatan yang paling sering digunakan adalah antihistamin dan kortikosteroid topikal (27,9%).Kesimpulan: Dermatitis atopik banyak terjadi pada anak, terutama perempuan di perkotaan. Gejala utama adalah gatal dengan bintik merah, dan kebanyakan kasus ringan. Pengobatan yang sering digunakan adalah antihistamin dan kortikosteroid topikal.Kata kunci: dermatitis atopik, profil, riwayat atopi, SCORAD

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jikesi

Publisher

Subject

Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia is a peer-reviewed and open-access journal that focuses on promoting health sciences to integrate research in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and case reports. Subjects suitable for publication include but are not ...