Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan figur Kinnara-Kinnari sebagai representasi budaya dalam praktik komunikasi visual melalui pendekatan penelitian kreatif berbasis praktik. Kajian ini berangkat dari persoalan komodifikasi motif budaya yang kerap menempatkan visual tradisi sebagai elemen dekoratif semata, sehingga makna simbolik dan historisnya berisiko mengalami pendangkalan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dalam paradigma interpretatif-kritis melalui tahapan eksplorasi visual, stilisasi motif, pengembangan komposisi simetris dan repetisi ornamental, serta penciptaan purwarupa busana dan aksesori aplikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa figur Kinnara-Kinnari dapat diterjemahkan ke dalam bahasa visual kontemporer dengan tetap mempertahankan nilai filosofis harmoni kosmis yang melekat padanya. Temuan penelitian juga memperlihatkan bahwa pengaturan skala motif, seamless repeat pattern, dan penyesuaian komposisi visual pada bidang tiga dimensi mampu menjaga keterbacaan makna budaya sekaligus mendukung efisiensi material dalam proses produksi. Penelitian ini menegaskan bahwa praktik penciptaan visual berperan sebagai medium produksi makna budaya, validasi pengetahuan artistik, serta pengembangan identitas visual lokal yang relevan terhadap dinamika desain kontemporer.
Copyrights © 2026