Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan nilai-nilai kearifan lokal melalui perancangan dan pembuatan batik cap bermotif Pappaseng. Pappaseng sebagai petuah moral masyarakat Bugis dipadukan dengan motif budaya Toraja Pa’daun Paria serta simbol fauna berupa kelelawar, sehingga menghasilkan rancangan motif yang sarat makna filosofis. Penelitian dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Proses kreatif meliputi eksplorasi nilai budaya, stilasi visual, pembuatan canting cap berbahan karton, serta penerapan teknik batik cap melalui tahapan pengecapan, pewarnaan remasol, fiksasi, pelorodan, hingga pengeringan. Hasil penelitian berupa lembaran kain batik cap dengan motif Pappaseng yang menunjukkan orisinalitas melalui integrasi nilai budaya Bugis-Makassar dan Toraja. Penelitian ini menunjukkan bahwa batik cap dapat menjadi media pelestarian budaya sekaligus inovasi desain tekstil yang mengangkat nilai moral, simbolisme budaya, serta narasi visual yang kaya akan filosofi lokal.
Copyrights © 2026