Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterlibatan dan semangat belajar siswa dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya yang diintegrasikan dengan nilai budaya lokal melalui kegiatan proyek pembuatan wayang karakter di SD 1 Kaliwungu. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa siswa kelas IV terlibat secara aktif serta memiliki antusiasme yang tinggi selama mengikuti setiap proses pembelajaran, mulai dari tahap merancang desain, membuat pola wayang, mewarnai, hingga menampilkan karya mereka di depan kelas. Proyek pembuatan wayang karakter tidak hanya mengembangkan kemampuan berkreasi dan bekerja sama, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai budaya lokal seperti gotong royong, tanggung jawab, serta kebanggaan terhadap identitas budaya daerah. Walaupun terdapat hambatan seperti waktu pembelajaran yang terbatas dan perbedaan keterampilan menggambar siswa, pendekatan pembelajaran berbasis proyek tetap menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi belajar serta memperkuat pemahaman siswa mengenai kearifan lokal di sekolah dasar.
Copyrights © 2026