Cedera benturan permukaan tubuh merupakan salah satu cedera jaringan lunak yang paling sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari, terutama pada remaja yang aktif mengikuti kegiatan olahraga maupun ekstrakurikuler. Penanganan awal yang tidak tepat, seperti pemijatan atau penggunaan kompres panas pada fase akut, masih sering dilakukan dan berpotensi memperburuk kondisi cedera. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama pada cedera benturan menggunakan prinsip R.I.C.E (Rest, Ice, Compression, Elevation). Kegiatan dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta melalui penyuluhan, demonstrasi, dan latihan praktik. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini, dengan hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 66,0 (pre-test) menjadi 90,67 (post-test). Sebanyak 93% peserta mengalami peningkatan pemahaman setelah intervensi. Selain itu, peserta dibekali leaflet panduan sebagai upaya keberlanjutan penerapan prinsip R.I.C.E di lingkungan sekolah. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan terkait penanganan cedera benturan dan diharapkan mampu membentuk respon pertolongan pertama yang lebih cepat, tepat, dan aman di masyarakat.
Copyrights © 2026