Skizofrenia merupakan penyakit yang mengganggu pikiran penderita dengan ditandai dengan halusi, delusi, perilaku tidak normal dan teratur, sehingga sulit untuk bersosialisasi dilingkungan masyarakat. Penyebabnya masih belum jelas umumnya dipercaya adanya kelainan pada otak yang dapat disebabkan oleh masalah genetik, faktor psikologi seperti trauma sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor – faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kejadian penderita skizofrenia paranoid di Rawat Jalan di Rumah Sakit Jiwa dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Survey Cross Sectional dan uji Chi-Square dengan hasil berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Dengan menggunakan teknik total sampling. Populasi pada penelitian ini adalah keluarga pasien yang menemani pasien berobat rawat jalan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Hasil penelitian ini diketahui ada hubungan bermakna antara dukungan keluarga ( P Value = 0,000), Dukungan Lingkungan Sekitar (P Value = 0,032), Kepatuhan Minum Obat (P Value = 0,001) dengan meningkatnya kejadian skizofrenia paranoid di rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meningkatnya kejadian skizofrenia paranoid karena adanya dukungan keluarga, dukungan lingkungan sekitar dan kepatuhan minum obat yang kurang dari keluarga kepada pasien yang menderita skizofrenia paranoid. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan pihak rumah sakit untuk memberikan informasi bagi keluarga pasien tentang dampak dari dukungan keluarga, dukungan lingkungan sekitar dan kepatuhan minum obat untuk mengurangi peningkatan terjadinya skizofrenia paranoid ini.
Copyrights © 2026