Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat dan kini tidak hanya menyerang usia dewasa, tetapi juga kelompok remaja. Perubahan gaya hidup, pola makan tidak sehat, serta faktor genetik diduga berperan terhadap meningkatnya kejadian diabetes melitus pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus pada remaja di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien remaja yang melakukan pemeriksaan kadar gula darah di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang periode Januari–Oktober 2025 sebanyak 236 orang, dengan jumlah sampel 163 responden yang diambil menggunakan teknik quota sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan data rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian diabetes melitus pada remaja (p < 0,05), terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus pada remaja (p < 0,05), serta terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan kejadian diabetes melitus pada remaja (p < 0,05), kesimpulan penelitian ini adalah usia, pola makan, dan riwayat keluarga berhubungan dengan kejadian diabetes melitus pada remaja. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko diabetes melitus sejak usia remaja.