Jurnal Kesehatan Tambusai
Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026

PENGARUH STRUCTURAL EMPOWERMENT TERHADAP PATIENT SAFETY CULTURE DI RUMAH SAKIT XY

Muhammad Takwa (S1 Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Cokroaminoto Makassar)
Andi Niartiningsih (S1 Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Cokroaminoto Makassar)
Nurfitriani Nurfitriani (S1 Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Cokroaminoto Makassar)
Nurul Hidayah Nur (S1 Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Cokroaminoto Makassar)
Mene Paradilla (S1 Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Cokroaminoto Makassar)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2026

Abstract

Patient safety culture didefinisikan sebagai nilai-nilai yang dianut bersama anggota organisasi tentang apa yang ada penting, keyakinan mereka tentang bagaimana caranya segala sesuatunya berjalan dalam organisasi, dan interaksinya dengan unit pekerjaan dan struktur organisasi dan sistem, yang bersama-sama menghasilkan norma perilaku dalam organisasi yang mempromosikan keselamatan pasien.  Data RS menunjukkan bahwa insiden keselamatan pasien masih menjadi masalah yang berkelanjutan, dengan kecenderungan peningkatan jumlah kasus dari tahun 2021 hingga 2023. Pada triwulan I tahun 2024, insiden masih tetap ditemukan, termasuk munculnya kasus sentinel, yang menandakan perlunya penguatan upaya pencegahan dan peningkatan mutu keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh structural empowerment terhadap patient safety culture di Rumah Sakit XY. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan studi observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel penelitian adalah perawat di Rumah Sakit XY yang berjumlah 202 responden dengan menggunakan teknik probability sampling. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh structural empowerment terhadap patient safety culture dengan nilai p<α = 0,000 < 0,05. Hal tersebut yang berarti semakin baik pemberdayaan struktural dalam organisasi, semakin kuat pula budaya keselamatan pasien yang terbentuk. Disarankan manajemen perlu melakukan audit rutin, survei budaya keselamatan, serta evaluasi berbasis indikator untuk memastikan implementasi patient safety berjalan efektif dan mengalami perbaikan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkt

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal ...