Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP KEPUASAN PASIEN INSTALASI RAWAT JALAN RSUD HAJI Nurul hidayah Nur; Nurfitriani Nurfitriani; Andi Niartiningsih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.6574

Abstract

Kepuasan pasien adalah suatu keadaan yang dirasakan oleh seseorang setelah ia mengalami suatu Tindakan atau hasil dari Tindakan atau hasil dari Tindakan yang memenuhi harapan-harapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh relationship marketing terhadap kepuasan pasien instalasi rawat jalan RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif menggunakan studi observasional dengan desain cross-sectional study. Sampel pada penelitian ini adalah pasien di Instalasi rawat jalan RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan yang berjumlah 170 responden. Analisis  data menggunakan uji chi square. Rata-rata responden berada pada tingkat umur 25-35 tahun (53.5%), jenis kelamin perempuan (74.1.%), pekerjaan wiraswasta (52,9%), pendidikan terakhir SMA (46.4%), Poliklinik Interna (39.5%), Jarak < 5 Km (66.5%), Jumlah kunjungan Tidak terhingga (89%). Uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan relationship marketing dengan kepuasan pasien dengan nilai (P=0.000), jika strategi bisnis dan pemasaran yang dilakukan dengan baik oleh rumah sakit akan dapat memberdayakan keinginan pelanggan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan. Disarankan untuk meningkatkan relationship marketing dengan mempromosikan pelayanan-pelayanan yang ada dirumah sakit melalui media sosial dan juga pada setiap loket pendaftaran pasien sehingga para pengunjung akan mendapatkan informasi yang jelas, melakukan strategi pemasaran untuk menciptakan keunikan dari rumah sakit, menyediakan fasilitas yang ada diruang perawatan canggih atau modern, petugas kesehatan (dokter atau perawat)melibatkan keluarga dalam menyampaikan informasi tentang kondisi pasien, memberikan saran terhadap kondisi yang dihadapi pasien.
Analisis Telemedicine dalam Pelaksanaan Budaya Keselamatan Pasien pada Masa Pandemi Covid 19 di RS Stella Maris : Analysis Telemedicine in the Implementing Patient Safety Culture during the Covid 19 Pandemic at Stella Maris Hospital Nurul Hidayah Nur; Andi Niartiningsih; Tria Alpiana Dawa; Martina Rumbiak; Nurfitriani Nurfitriani
Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.986 KB) | DOI: 10.51888/phj.v13i2.137

Abstract

Penerapan budaya keselamatan pasien yang baik akan mendeteksi kesalahan yang akan terjadi. Budaya keselamatan pasien akan meningkatkan kesadaran untuk mencegah error, dan melaporkan jika ada kesalahan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis telemedicine dalam pelaksanaan budaya keselamatan pasien selama masa pandemi di RS Stella Maris. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di RS Stella Maris dengan informan sebanyak 5 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi langsung. Data dianalisis menggunakan metode triangulasi sumber dan Teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan budaya keselamatan pasien selama masa pandemic di RS Stella Maris cukup baik dan positif yaitu memudahkan pasien dalam memperoleh layanan kesehatan serta mengurangi adanya kecelakaan pada pasien. Hal tersebut berarti rumah sakit telah memberikan pelayanan yang aman dan sesuai aturan dengan meningkatkan hal hal kecil yang mungkin berisiko pada keselamatan pasien baik dari pihak keluarga maupun tim medis akan melakukan semua dengan baik dan benar. Disaranakan untuk manajemen rumah sakit agar meningkatkan penggunaan telemedicine pada pasien sangat memudahkan pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus datang ke rumah sakit kecuali dalam kasus emergency sehingga akan berdampak pada peningkatan keselamatan pasien. The application of a good patient safety culture will detect errors that will occur. A patient safety culture will increase awareness to prevent errors, and report any errors. The purpose of this study is to analyze telemedicine in implementing patient safety culture during a pandemic at Stella Maris Hospital. This type of research used is qualitative. This research was conducted at Stella Maris Hospital with 5 patients as informants. Data collection was carried out by in-depth interviews and direct observation. Data were analyzed using source and technique triangulation methods. The results showed that the implementation of a patient safety culture during the pandemic at Stella Maris Hospital was quite good and positive, namely making it easier for patients to obtain health services and reducing patient accidents. This means that the hospital has provided services that are safe and according to the rules by increasing small things that may pose a risk to patient safety, both from the family and the medical team, will do everything properly and correctly. It is suggested for hospital management to increase the use of telemedicine for patients to make it easier for patients to get health services without having to come to the hospital except in emergency cases so that it will have an impact on improving patient safety.
HUBUNGAN IKLIM ORGANISASI DENGAN KINERJA PERAWAT RSUD HAJI PROVINSI SULAWESI SELATAN Andi Niartiningsih; Nurfitriani Nurfitriani; Nurul Hidayah Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.6643

Abstract

Kinerja karyawan merupakan hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya. Kinerja karyawan meliputi kualitas dan kuantitas output serta keandalan dalam bekerja. Semakin tinggi kinerja karyawan maka peluang keberhasilan suatu organisasi akan semakin besar, dan sebaliknya semakin rendah kinerja karyawan kemungkinan gagalnya suatu organisasipun akan semakin besar. Untuk mengetahui analisis pengaruh iklim organisasi terhadap kinerja perawat RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan studi observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini ditentukan total sampling yaitu182 perawat. Analisis  data menggunakan uji chi square. Rata-rata responden berada pada tingkat umur 20-35 tahun (53.3%), jenis kelamin perempuan (93.4.%), lama bekerja (43.9%), pendidikan terakhir Ners (54.9%), status kepegawaian PNS (71.4%). Uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan iklim organisasi dengan kinerja perawat dengan nilai (P=0.000), jika organisasi dapat menciptakan sebuah iklim organisasi yang baik maka hal tersebut mampu membawa para anggotanya untuk meningkatkan prestasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi. Disarankan untuk meningkatkan iklim organisasi dengan memperhatikan konflik yang terjadi sehingga dapat segera diatasi dengan melakukan bimbingan atau pelatihan sehingga permasalahan dapat dipecahkan dan perawat agar lebih menunjukkan dan secara kontinyu meningkatkan kemampuan kepemimpinan klinis dengan melakukan pengembangan pribadi berkelanjutan dengan melakukan kerjasama yang baik antar perawat dalam metode tim, memperhatikan keselamatan pasien dengan melaksanakan tindakan keperawatan sesuai standar prosedur operasional (SPO).
ANALISIS MANAJEMEN OBAT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT KHUSUS DR. TADJUDDIN CHALID MAKASSAR Noviani Munsir; Andi Niartiningsih; Muhtazib Muhtazib; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani Nurfitriani
Preventif Journal Vol 7, No 2 (2023): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakManajemen obat merupakan suatu rangkaian kegiatan paling penting yang terkait aspek perencanaan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian obat. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis manajemen obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Khusus (RSK) Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Penentuan informan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh informan sebanyak enam orang. Pengumpulan data berupa wawancara mendalam, telaah dokumen dan observasi. Keabsahan data dilakukan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan pendekatan pengurangan data emik. Hasil dalam penelitian ini adalah manajemen obat pada proses perencanaan obat tidak semua berdasarkan formularium rumah sakit, serta adapun kendala yang dihadapi yaitu peningkatan jumlah  pasien, perubahan pola penyakit, perubahan penulisan resep dokter tamu,  dan keterlambatan pengiriman obat dari distributor, proses penganggaran obat bersumber dari dana APBN dan BLU yang mencukupi untuk mengadakan obat sesuai perencanaan, proses pengadaan obat menggunakan E-Katalog dan pembelian langsung, proses penyimpanan obat yang dilakukan berdasarkan metode FIFO, proses pendistribusian obat dilakukan dengan melampirkan buku ampra yang telah disetujui oleh Kepala Instalasi Farmasi serta adapun kendala yang dihadapi yaitu kurangnya troli atau kereta obat, dan kekosongan obat pada gudang. Disarankan agar pihak rumah sakit lebih memperhatikan proses perencanaan obat, pengadaan obat, penyimpanan obat dan pendistribusian yang sesuai standar pelayanan farmasi di rumah sakit. Kata kunci: farmasi, manajemen, obat, rumah sakit
Pengaruh Leader Member Exchange Terhadap Oganizational Citizenship Behaviour Perawat Di Rumah Sakit Stella Maris Makassar Muhammad Takwa; Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Mene Paradilla; Nurfitriani Nurfitriani
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Imu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikg.v2i1.2623

Abstract

The lack of OCB behavior shown by some nurses, namely, only formal tasks that can be completed optimally without being supported by behaviors that support the creation of extra performance more than expected. The low form of OCB behavior in oneself can be seen from not caring about the work of colleagues, when the work is finished, often complaining about work and hospital policies. This study aims to analyze the effect of leader member exchange on organizational citizenship behavior of nurses at the Stella Maris Hospital. This type of research is a quantitative study using an observational study with a cross sectional study design. The samples in this study were nurses at the inpatient installation of the Stella Maris Hospital in Makassar, totaling 131 respondents. The results showed that there was an effect of leader member exchange on organizational citizenship behavior for nurses. It is recommended to the hospital management to be able to make meetings and hold workshops, by providing support to their subordinates in order to create a good relationship between superiors and subordinates so that it is easier for subordinates to convey innovative ideas and can also hold trainings for employees who can help improve creativity and innovative behavior of employees.
The Effect Of Job Satisfaction On The Organizational Commitment Of Nurses At RSUD Kota Makassar Nurul Hidayah Nur
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 8 No. 2 (2023): September : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v8i2.779

Abstract

Job satisfaction reflects one's feelings towards their work, when someone is satisfied with their work, they will be more committed to the organization. This study aims to analyze the effect of job satisfaction on organizational commitment at the RSUD Kota Makassar. The type of research conducted is a quantitative study using an observational study with a cross sectional study design. Sampling used stratified random sampling so that the sample in this study were nurses who served in the Inpatient Installation, IGD, ICU and OK RSUD Kota Makassar totaling 104 respondents. The results showed that there was an effect of job satisfaction on organizational commitment. This study indicates that the high level of nurse satisfaction at RSUD Kota Makassar is able to create a sense of pride and trust in nurses, increase the emotional attachment of nurses to their organization and create a strong desire to continue working in their organization and have a high responsibility to stay afloat in their organization. hospital. It is recommended to the hospital management to pay more attention to the job satisfaction of nurses by creating a safe and comfortable work environment, including a clean room, good air circulation, adequate lighting facilities, and adequate health support equipment according to the needs of implementing nursing actions.  
Analisis Pengaruh Customer Perceived Value terhadap Kepuasan Pasien Umum pada Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar Mene Paradilla; Nurfitriani, Nurfitriani; Nurul Hidayah Nur; Andi Niartiningsih
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v3i1.3190

Abstract

Customer satisfaction is a determinant of long-term success and survival in the health care industry and has attracted the attention of service providers in today's competitive conditions. Patient satisfaction refers to the extent to which a patient's expectations, goals, and preferences are met by a healthcare provider. This research aims to analyze the influence of customer perceived value on general patient satisfaction at the Inpatient Installation of the Makassar City Regional General Hospital. The type of research carried out was quantitative research using an observational study with a cross sectional study design, with a sample of 400 inpatients at the Makassar City Regional General Hospital. The results of the research show that patient satisfaction at the Makassar City Regional General Hospital is 47.5% with the most influential dimension on patient satisfaction from the customer perceived value variable, namely emotional value with a sig value of 0.001. The conclusion is that customer perceived value is 0.001<0.05 with a value of 43.6% which has a significant effect on patient satisfaction at the Makassar City Regional General Hospital.
Pengaruh Patient Safety Terhadap Patient Experience Di RSUD Kota Makassar Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Mene Paradilla; Nurfitriani Nurfitriani; Muhammad Takwa
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 3 No. 1 (2024): April:Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v3i1.2743

Abstract

Patient experience is a top priority for healthcare providers with regard to clinical quality, cost reduction and many other issues. This research aims to analyze the influence of patient safety on patient experience at RSUD Makassar City. This type of research is quantitative research using observational research with a cross sectional study design. The sample in this study were inpatient installation totaling 100 patient respondents. The research results show that there is an influence of patient safety on patient experience. It is recommended that the management or patient safety committee of the hospital be expected to carry out regular evaluations and monitoring of the implementation of patient safety targets at the Makassar City Regional Hospital to instill a culture among staff so that patient safety can become a culture that continues to be carried out by all staff.
HUBUNGAN ORGANIZATIONAL FACTORS DENGAN KINERJA DOKTER RSUP Dr. TADJUDDIN CHALID Andi Niartiningsih; Munsir, Noviani; Nurul Hidayah Nur; Mene Paradilla; Nurfitriani; Muhammad Takwa
Jurnal Akuntansi dan Ekonomi Bisnis Vol. 13 No. 01 (2024): Volume 13 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jaeb.v13i01.5160

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan organizational factors dengan kinerja dokter RSUP Dr. Tadjuddin Chalid. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif menggunakan studi observasional dengan desain cross sectional study. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan Organizational Factors dengan kinerja dokter dengan hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000, karena nilai p<α = 0,000 < 0,05. Disarankan kepada pihak manajemen rumah sakit agar meningkatkan dengan mengadakan general briefing secara rutin, kepala ruangan atau instalasi mengembangkan hubungan antar karyawan, lebih menanggapi dan memberi dukungan terhadap bawahannya agar terciptanya hubungan yang baik antara atasan dan bawahan.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA ASUHAN KEPERAWATAN DI RS LABUANG BAJI Andi Niartiningsih; Muhammad Takwa; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani; Mene Paradilla
Advantage: Journal of Management and Business Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Apik Cahaya Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61971/advantage.v2i2.48

Abstract

Performance is the work result that can be achieved by a person or group of people in an organization, in accordance with their respective authority and responsibilities in order to achieve the goals of the organization concerned legally, without violating the law and in accordance with morals and ethics. So it can be said that performance is important for a company or organization. The aim of the research is to analyze the influence of job satisfaction and transformational leadership on the performance of nursing care in the Inpatient Installation of Labuang Baji Hospital, Makassar. This type of research is quantitative research using a cross sectional study design, with a total sample of 103 nurse respondents. The sampling technique used in this quantitative research is Total Sampling. The research results showed that transformational leadership had an effect on nursing care performance (0.000<0.05). For hospital management, in order to improve employee performance, transformational leadership should be prioritized by the head of the room because based on research results, the transformational leadership variable has a big influence on employee performance. Leaders should always encourage employees to work in accordance with the vision, mission and goals of the organization, then motivate employees to work in accordance with work procedures and direct employees to comply with work mechanisms.