Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit pernapasan kronis yang ditandai dengan hambatan aliran udara yang bersifat progresif dan tidak sepenuhnya dapat kembali normal. Kondisi ini menyebabkan gangguan pernapasan seperti sesak napas, batuk produktif, serta peningkatan produksi sputum yang dapat mengganggu pemenuhan kebutuhan oksigenasi pasien. Masalah keperawatan yang sering muncul pada pasien PPOK adalah bersihan jalan napas tidak efektif akibat penumpukan sekret di saluran pernapasan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat membantu meningkatkan bersihan jalan napas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien PPOK dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif melalui penerapan aromaterapi essential oil peppermint. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penentuan diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Intervensi dilakukan dengan pemberian aromaterapi essential oil peppermint yang dikombinasikan dengan posisi semi fowler dan latihan teknik pernapasan selama masa perawatan pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan kondisi pernapasan setelah dilakukan intervensi. Pasien mengalami penurunan keluhan sesak napas, frekuensi napas menjadi lebih stabil, pola napas membaik, serta kemampuan mengeluarkan sputum meningkat sehingga bersihan jalan napas menjadi lebih efektif. Simpulan penelitian ini adalah aromaterapi essential oil peppermint efektif digunakan sebagai terapi komplementer dalam membantu meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien PPOK dan dapat dijadikan alternatif tindakan keperawatan nonfarmakologis.
Copyrights © 2026