Diabetes merupakan suatu penyakit metabolik yang kegagalan sistem untuk mempertahankan homeostasis glikosa. Penyakit ini berdampak negatif pada kualitas hidup dan menimbulkan masalah kesehatan bagi seseorang. Selain itu, terapi nonfarmakologi seperti terapi pijat refleksi kaki efektif membantu meningkatkan status kenyamanan melalui mekanisme stimulasi sistem saraf, pelepasan endofrin, dan peningkatan sirkulasi darah serta penurunan aktivitas saraf simpatis. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus yaitu surevy deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan. Subjek penelitian adalah Pasien dengan diagnosa medis DM Tipe 2. Teknik pengambilan partisipan dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi menggunakan format pengkajian Asuhan Keperawatan Medikal Bedah. Sampel yang digunakan 2 pasien. Penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan keperawatan terapi refleksi pijat kaki selama 3 kali dalam 3 hari dapat meningkatkan status kenyamanan pada pasien Diabetes Melitus Tipe 3. Dapat disimpulkan bahwa dengan memberikan tindakan keperawatan terapi pijat refleksi kaki dapat meningkatkan status kenyamanan pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Copyrights © 2026