Perkembangan teknologi digital memicu munculnya perilaku agresif daring seperti cyberbullying yang kini tidak hanya menyasar remaja, tetapi juga orang dewasa dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada orang tua yang mengalami cyberbullying di Desa Hegarmanah, Kabupaten Cianjur. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain deskriptif dengan teknik wawancara terstruktur. Sampel berjumlah 50 responden yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan adalah Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Mayoritas responden berusia 20-44 tahun (78,0%) dan berjenis kelamin perempuan (86,0%) dengan pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga (70,0%). Hasil pengukuran menunjukkan 34,0% responden mengalami kecemasan berat, 24,0% kecemasan ringan, 16,0% kecemasan sedang, dan 4,0% berada pada tahap panik. Sebagian besar orang tua yang menjadi korban cyberbullying mengalami tingkat kecemasan yang signifikan, terutama pada kategori kecemasan berat.
Copyrights © 2026