Papat Patimah
S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, STIKes Permata Nusantara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PADA ORANG TUA YANG MENGALAMI CYBERBULLYING DI DESA HEGARMANAH, KECAMATAN SUKALUYU, CIANJUR Salwa Fadilah Nur Ilahi; Sifa Fauziah; Papat Patimah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57786

Abstract

Perkembangan teknologi digital memicu munculnya perilaku agresif daring seperti cyberbullying yang kini tidak hanya menyasar remaja, tetapi juga orang dewasa dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada orang tua yang mengalami cyberbullying di Desa Hegarmanah, Kabupaten Cianjur. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain deskriptif dengan teknik wawancara terstruktur. Sampel berjumlah 50 responden yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan adalah Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Mayoritas responden berusia 20-44 tahun (78,0%) dan berjenis kelamin perempuan (86,0%) dengan pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga (70,0%). Hasil pengukuran menunjukkan 34,0% responden mengalami kecemasan berat, 24,0% kecemasan ringan, 16,0% kecemasan sedang, dan 4,0% berada pada tahap panik. Sebagian besar orang tua yang menjadi korban cyberbullying mengalami tingkat kecemasan yang signifikan, terutama pada kategori kecemasan berat.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAGRAK DESA NAGRAK KECAMATAN CIANJUR KABUPATEN CIANJUR Rifan Irawan; Papat Patimah; Ricko Dwi Hryanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58909

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan pilar utama dalam menekan laju pertumbuhan penduduk, namun pola pemilihan kontrasepsi masih didominasi oleh metode jangka pendek. Hambatan psikososial berupa rendahnya keterlibatan pria sering kali dianggap membatasi otonomi istri dalam menentukan metode yang ideal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan penggunaan alat kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Wilayah Kerja Puskesmas Nagrak, Kabupaten Cianjur. Jenis penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh PUS yang berdomisili di Desa Nagrak sebanyak 1.533 orang. Sampel berukuran 94 responden dipilih berdasarkan kriteria eligibilitas menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah dukungan suami dan variabel dependen adalah pemilihan penggunaan alat kontrasepsi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner data demografi serta kuesioner terstruktur dukungan suami (16 butir pertanyaan). Analisis data dijalankan melalui uji statistik Chi-Square ( α = 0,05). Distribusi univariat menunjukkan mayoritas responden berada pada usia reproduksi sehat 21–35 tahun (51,1%), berstatus akseptor aktif (75,5%), dan didominasi pengguna kontrasepsi Suntik (42,6%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pemilihan kontrasepsi kategori sedang (86,2%), meskipun persentase dukungan suami berada pada kategori rendah (43,6%). Hasil uji bivariat Chi-Square menghasilkan nilai signifikansi p-value = 0,257 (p > 0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan penggunaan alat kontrasepsi di Wilayah Kerja Puskesmas Nagrak. Keputusan ber-KB lebih didominasi otonomi personal istri serta efektivitas konseling dari tenaga kesehatan lokal.
PENGARUH RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENORE) PADA SISWI SMPN 2 CIBEBER KABUPATEN CIANJUR Peti Marista Dewi; Papat Patimah; Ricko Dwi Haryanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59288

Abstract

Nyeri haid (dismenore) merupakan masalah kesehatan reproduksi yang umum dialami oleh remaja putri dan sering kali mengganggu aktivitas belajar di sekolah. Latihan relaksasi napas dalam merupakan salah satu intervensi non-farmakologis mandiri yang dapat digunakan untuk mengurangi intensitas nyeri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi napas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri haid (dismenore) pada siswi di SMPN 2 Cibeber. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswi yang mengalami dismenore di SMPN 2 Cibeber dengan jumlah sampel 57 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS) rentang skor 0–10. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori usia remaja awal yaitu 14 tahun (38,6%) dan 13 tahun (36,8%), dengan tingkat pengetahuan dalam kategori kurang (89,5%), serta tingkat kepatuhan dalam kategori tidak patuh (87,7%). Sebelum intervensi (pre-test), mayoritas responden mengalami nyeri sedang (63,2%), sedangkan sesudah intervensi (post-test) hampir setengah responden melaporkan tidak nyeri (49,1%) dan tidak terdapat lagi kategori nyeri berat. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tingkat nyeri haid pada siswi SMPN 2 Cibeber, sehingga intervensi ini efektif diaplikasikan sebagai pertolongan pertama penanganan dismenore di sekolah.