Jurnal Kesehatan Tambusai
Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026

POTENSI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI AGEN ANTIINFLAMASI PADA DERMATITIS ATOPIK: TINJAUAN LITERATUR

Maya Ulfah (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)
Andriansyah Andriansyah (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)
M. Kevin Abdul Fathir (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)
Nadia Asy-syifa Nugraha (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)
Nabilla Putri Dinanti (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)
Vika Aulia Royani (Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung)
M. Hafizh Ramadhan (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2026

Abstract

Dermatitis atopik merupakan penyakit kulit inflamasi kronik dan berulang yang prevalensinya terus meningkat pada berbagai kelompok usia di seluruh dunia. Pendekatan terapi berbasis bahan alam menjadi alternatif yang semakin diminati, salah satunya adalah pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) yang mengandung senyawa aktif antiinflamasi. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ekstrak daun kelor sebagai agen antiinflamasi dalam penatalaksanaan dermatitis atopik berdasarkan bukti ilmiah terkini. Tinjauan literatur dilakukan secara sistematis dengan menelusuri artikel pada basis data PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci Moringa oleifera, antiinflamasi, dan dermatitis atopik. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi mencakup studi in vitro, in vivo, dan tinjauan ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2014–2025. Ekstrak daun kelor terbukti menurunkan produksi mediator proinflamasi (NO, PGE2, TNF-α, IL-1β, IL-6) pada sel keratinosit HaCaT melalui penghambatan jalur NF-κB, MAPK, AP-1, dan inflammasome NLRP3. Pada model dermatitis atopik murine, ekstrak ini memperbaiki skor dermatitis, mengurangi infiltrasi sel mast, serta menurunkan kadar IgE. Formulasi nanospray yang dikombinasikan dengan minyak serai (Cymbopogon citratus) dinilai mampu meningkatkan penetrasi dan bioavailabilitas senyawa aktif secara topikal. Moringa oleifera memiliki potensi besar sebagai agen antiinflamasi alami untuk dermatitis atopik, dan pengembangan formulasi nanospray merupakan inovasi yang menjanjikan untuk meningkatkan efektivitas terapi topikal berbasis herbal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkt

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal ...