Nabilla Putri Dinanti
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI AGEN ANTIINFLAMASI PADA DERMATITIS ATOPIK: TINJAUAN LITERATUR Maya Ulfah; Andriansyah Andriansyah; M. Kevin Abdul Fathir; Nadia Asy-syifa Nugraha; Nabilla Putri Dinanti; Vika Aulia Royani; M. Hafizh Ramadhan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58293

Abstract

Dermatitis atopik merupakan penyakit kulit inflamasi kronik dan berulang yang prevalensinya terus meningkat pada berbagai kelompok usia di seluruh dunia. Pendekatan terapi berbasis bahan alam menjadi alternatif yang semakin diminati, salah satunya adalah pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) yang mengandung senyawa aktif antiinflamasi. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ekstrak daun kelor sebagai agen antiinflamasi dalam penatalaksanaan dermatitis atopik berdasarkan bukti ilmiah terkini. Tinjauan literatur dilakukan secara sistematis dengan menelusuri artikel pada basis data PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci Moringa oleifera, antiinflamasi, dan dermatitis atopik. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi mencakup studi in vitro, in vivo, dan tinjauan ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2014–2025. Ekstrak daun kelor terbukti menurunkan produksi mediator proinflamasi (NO, PGE2, TNF-α, IL-1β, IL-6) pada sel keratinosit HaCaT melalui penghambatan jalur NF-κB, MAPK, AP-1, dan inflammasome NLRP3. Pada model dermatitis atopik murine, ekstrak ini memperbaiki skor dermatitis, mengurangi infiltrasi sel mast, serta menurunkan kadar IgE. Formulasi nanospray yang dikombinasikan dengan minyak serai (Cymbopogon citratus) dinilai mampu meningkatkan penetrasi dan bioavailabilitas senyawa aktif secara topikal. Moringa oleifera memiliki potensi besar sebagai agen antiinflamasi alami untuk dermatitis atopik, dan pengembangan formulasi nanospray merupakan inovasi yang menjanjikan untuk meningkatkan efektivitas terapi topikal berbasis herbal.