Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengunjung terhadap Objek Wisata Alam Pattunuang di Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap pengembangan ekowisata berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 72 responden yang dipilih melalui teknik *purposive sampling* dan *accidental sampling*. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Guttman yang mencakup lima dimensi penilaian: daya tarik, fasilitas, minat untuk berkunjung kembali, aksesibilitas, dan kualitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengunjung secara keseluruhan tergolong tinggi, dengan persentase kepuasan tertinggi terlihat pada indikator minat untuk berkunjung kembali (97,2%) dan daya tarik (98,6%). Namun, beberapa aspek masih memerlukan perbaikan, khususnya aksesibilitas jaringan komunikasi (dengan tingkat ketidakpuasan sebesar 75,0%) dan kebersihan fasilitas toilet. Penelitian ini merekomendasikan pengelolaan ekowisata berkelanjutan melalui peningkatan kualitas layanan, pengembangan infrastruktur akses digital, pemeliharaan fasilitas secara berkala, serta pelibatan aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan pariwisata. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan ekowisata yang berbasis pada kepuasan pengunjung di kawasan karst Maros-Pangkep.
Copyrights © 2026