Program Bina Edukasi dan Rehabilitasi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Karawang Berprestasi atau BERAKSI merupakan inovasi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karawang dalam mengintegrasikan penegakan ketertiban umum dengan pendekatan rehabilitasi sosial. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi Program BERAKSI, mengidentifikasi kesenjangan antara proses penertiban dan pembinaan, serta merumuskan penguatan model kebijakan penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial yang lebih humanis, terstruktur, dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dokumen Standar Pelayanan Minimal Dinas Sosial, data penertiban Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karawang tahun 2023-2025, dokumentasi program, observasi kegiatan, dan informasi lapangan dari proses pendataan serta pembinaan. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi tematik, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program BERAKSI telah membangun arah baru penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial melalui keterhubungan antara penertiban, pendataan, edukasi, asesmen sosial, pelatihan, dan monitoring. Namun, efektivitas program masih menghadapi beberapa kendala, yaitu rendahnya tingkat partisipasi peserta, belum kuatnya mekanisme rujukan wajib pasca-penertiban, keterbatasan pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja, belum optimalnya integrasi data lintas perangkat daerah, serta belum bakunya monitoring pasca-program. Data tahun 2023-2025 menunjukkan bahwa tingkat keikutsertaan peserta dalam Program BERAKSI masih berada pada kisaran 1-3 persen dari total hasil penertiban. Meskipun demikian, terdapat indikasi dampak positif pada peserta yang berhasil mengikuti pembinaan dan tidak kembali menjalani aktivitas sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa BERAKSI berpotensi menjadi model awal penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial berbasis kolaborasi, tetapi memerlukan penguatan kelembagaan, sistem rujukan, pendataan terpadu, pelatihan adaptif, dan monitoring berkelanjutan agar mampu memberikan dampak yang lebih luas
Copyrights © 2026