Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komponen modal kerja yang diproksikan melalui Cash Intensity (CI), Accounts Receivable Intensity (ARI), dan Accounts Payable Intensity (API) terhadap Sustainable Growth Rate (SGR) pada perusahaan sektor konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan periode 2018–2024. Sampel penelitian terdiri atas 112 perusahaan dengan total 543 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu tidak memasukkan perusahaan yang melakukan penerbitan ekuitas baru sebagai sumber pendanaan. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan Random Effect Model dan robust standard errors. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Cash Intensity dan Accounts Receivable Intensity berperan dalam mendukung kemampuan perusahaan mempertahankan pertumbuhan melalui pendanaan internal, sementara Account Payable Intensity belum dimanfaatkan sebagai sumber pendanaan spontan untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa peranan setiap komponen modal kerja dapat berbeda terhadap Sustainable Growth Rate bergantung pada karakteristik industri.
Copyrights © 2026