Pembelajaran numerasi di MINU Unggulan Walisongo Sumberrejo Bojonegoro, Jawa Timur, masih menghadapi sejumlah tantangan. Rendahnya partisipasi aktif siswa serta motivasi belajar yang belum optimal menjadi permasalahan utama yang berdampak pada kurangnya pemahaman terhadap konsep numerasi. Selain itu, penggunaan metode pembelajaran yang cenderung monoton dan minim interaksi membuat siswa cepat merasa bosan serta kurang terlibat dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Speech Match dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa di MINU Unggulan Walisongo Sumberrejo Bojonegoro Jawa Timur dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini merupakan refleksi pengalaman penulis selama kegiatan asistensi mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Speech Match mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, menciptakan suasana belajar yang kompetitif dan menyenangkan, serta memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep numerasi dasar.
Copyrights © 2026