Penelitian ini mengkaji implementasi Program Sekolah Ramah Anak (SRA) di SMPN 6 Mataram melalui empat pertanyaan: gambaran program, implementasi, hambatan, dan upaya mengatasinya. Pendekatan kualitatif dengan analisis tematik diterapkan terhadap data angket terbuka dari 67 responden (36 guru, 22 siswa, 6 orang tua/wali, 3 tenaga kependidikan). Analisis menghasilkan 15 tema dari 966 unit respons. Temuan menunjukkan program SRA telah memiliki landasan kelembagaan terstruktur mencakup TPPK, layanan BK, dan budaya 5S. Implementasi mencapai sentimen positif pada enam dimensi utama, dengan kesejahteraan siswa (74,6%) dan budaya 5S (100%) sebagai capaian tertinggi. Hambatan bersifat multidimensi: fisik, kultural, kapasitas SDM, dan ekosistem kemitraan. Sekolah merespons melalui optimalisasi fasilitas, pembudayaan nilai, pelatihan, dan komunikasi multi-saluran dengan orang tua.
Copyrights © 2026