Era digital telah mengubah paradigma pendidikan dengan meningkatkan tuntutan terhadap profesionalisme pendidik dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan adaptif. Kondisi tersebut menuntut guru untuk terus mengembangkan kompetensi digital agar mampu menjawab tantangan pendidikan pada era Society 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi profesi pendidik di era digital serta mengidentifikasi strategi pengembangan profesi pendidik secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang membahas digitalisasi pendidikan dan profesionalisme guru. Data diperoleh melalui penelusuran artikel jurnal, buku, prosiding, dan dokumen ilmiah yang relevan dari basis data Google Scholar, Scopus, ERIC, dan ProQuest, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi pendidik meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan pelatihan, belum meratanya infrastruktur teknologi, serta meningkatnya tuntutan penerapan pembelajaran berbasis teknologi. Strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme pendidik meliputi penguatan kompetensi digital melalui pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan Learning Management System (LMS) dan media pembelajaran digital, pengembangan komunitas belajar profesional, penerapan Continuing Professional Development (CPD), serta dukungan kebijakan pendidikan yang adaptif. Disimpulkan bahwa pengembangan profesi pendidik di era digital memerlukan sinergi antara peningkatan kompetensi individu, pemanfaatan teknologi, dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan agar guru mampu menjalankan perannya sebagai fasilitator, inovator, dan pembelajar sepanjang hayat.
Copyrights © 2026