Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan peningkatan literasi kewarganegaraan siswa kelas IV SDN Rato Lambu pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Menggunakan pendekatan analisis kebutuhan (need assessment), data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran dan tes diagnostik uraian terbuka pada 24 Februari 2026. Hasil penelitian mengungkap adanya krisis literasi kewarganegaraan, ditunjukkan oleh rendahnya rata-rata nilai tes siswa (54,20) dan persentase ketuntasan klasikal yang hanya mencapai 30%. Rendahnya capaian ini berakar dari proses pembelajaran yang kaku, tekstual, dan berpusat pada guru (teacher-centered). Sebagai solusi, direkomendasikan intervensi instruksional mendesak berupa penerapan model pembelajaran aktif, pemanfaatan media berbasis isu kontekstual, dan pembukaan ruang diskusi yang demokratis bagi peserta didik.
Copyrights © 2026