Keterampilan menulis teks laporan hasil observasi merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia di jenjang Sekolah Menengah Pertama, namun pencapaian siswa di lapangan masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan kemampuan penalaran bahasa dan minat baca dengan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kebakkramat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 90 siswa yang dipilih melalui stratified random sampling dari 192 siswa di enam kelas. Data dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda 40 butir untuk mengukur kemampuan penalaran bahasa, angket skala Likert 30 butir untuk mengukur minat baca, serta tes kinerja dengan rubrik lima dimensi untuk mengukur keterampilan menulis. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan berganda pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan penalaran bahasa dengan keterampilan menulis laporan hasil observasi (r = 0,845; r² = 71,4%); (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat baca dengan keterampilan menulis (r = 0,430; r² = 18,5%); dan (3) secara simultan, kedua variabel berhubungan positif dan signifikan dengan keterampilan menulis (R² = 0,756; F = 134,36). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran bahasa terbukti sebagai variabel dominan dibandingkan minat baca dalam memengaruhi keterampilan menulis teks laporan hasil observasi.
Copyrights © 2026